Lihat ke Halaman Asli

Hendra Wardhana

TERVERIFIKASI

soulmateKAHITNA

Para Pencari Tuhan, Bukan Sinetron Religi Tempelan

Diperbarui: 23 Juni 2016   11:20

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Serial religi Para Pencari Tuhan yang sejak 2007 tayang setiap tahun di SCTV terutama saat bulan Ramadan (dok.sctv.co.id).

Senin, 20 Juni, pukul 03.00 saya duduk menonton layar televisi. Lagi-lagi serial religi Para Pencari Tuhan (PPT) jadi pilihan sembari menunggu makan sahur.

Semenjak kemunculannya yang pertama pada September 2007 silam, Para Pencari Tuhan telah menarik perhatian saya yang bukan seorang penggemar sinetron. Menurut saya PPT adalah tontonan yang bertanggung jawab. Sebagai program TV, PPT tidak hanya menghibur dan informatif. Tapi juga memikul pesan moral, kemanusiaan, dan agama yang disampaikan secara ringan tanpa kehilangan bobot.

Tak terasa PPT sudah menginjak 1 dekade atau jilid ke-10. Menyaksikannya lagi tahun ini, sejenak isi kepala saya berputar mengingat tokoh-tokoh yang mengisi semenjak jilid 1 hingga 9. Ada Bang Jack (Dedy Mizwar) beserta Barong, Juki, dan Chelsea (trio Bajaj). Keempatnya adalah pusat cerita Para Pencari Tuhan. Kemudian ada Aya (Zaskia Mecca) dan Azzam (Agus Kuncoro) sebagai pusat cerita kedua. Ada juga Pak Jalal (Jarwo Kuwat), Ustad Ferry (Akrie),  Haifa (Annisa Suci), Widya (Henidar Amroe), dan Wijoyo (Slamet Rahardjo). Selanjutnya trio pengurus RT, hansip Udin, Asrul, Kalila, Dara, Roy dan beberapa  tokoh lainnya.

Sinopsis

Para Pencari Tuhan menggunakan alur campuran. Kisahnya pada jilid 1 diawali dengan kebebasan Barong, Juki, dan Chelsea dari dalam penjara. Sebagai mantan narapidana mereka tak diterima lagi oleh lingkungan terdekatnya, termasuk orang tua. Pintu sosialisasi seolah tertutup untuk mereka.  

Dalam ketidakjelasan hidup mereka bertemu dengan Bang Jack, seorang penjaga sekaligus pengurus mushola (marbot).  Barong, Juki, dan Chelsea kemudian memutuskan tinggal di mushola. Mereka bertekad menjalani hidup yang lebih baik di bawah bimbingan Bang Jack yang akhirnya menjadi guru kehidupan, sahabat sekaligus ayah bagi mereka. Setiap hari Barong, Juki, dan Chelsea berusaha memperbaiki diri demi menjadi manusia-manusia baru yang menemukan Tuhan.  

Namun, selalu ada cobaan dan konflik internal  yang mereka alami selama meniti jalan insyaf.  Sepanjang itu pula Bang Jack selalu hadir meski sesekali ia merasa kesal dengan kelakuan tiga muridnya tersebut. Beruntung ada Aya, yang saat itu masih membantu aktivitas di mushola, ikut memberikan semangat.

Para Pencari Tuhan jilid 1 yang tayang 2007 (vidio.com).

Pada jilid 2 Barong, Juki, dan Chelsea terus memperbaiki diri. Bang Jack pun giat membimbing, termasuk mengajari ketiganya cara menjadi imam sholat dan mengurus kegiatan yang diselenggarakan di mushola. Hal itu sempat membuat jamaah dan warga sekitar merasa heran. Namun, perlahan Barong, Juki dan Chelsea bisa meyakinkan orang-orang jika mereka sudah berubah menjadi lebih baik.

Sementara itu, romantika dan konflik perasaan terjadi di antara sepasang manusia. Azzam menaruh hati pada teman masa kecilnya, Aya. Berbagai cara ia lakukan demi mendapatkan cinta sang pujaan. Namun, wanita tersebut rupanya tak mudah ditaklukan. Meski di dalam hatinya juga tertarik dengan Azzam, namun respon yang diberikan Aya seringkali membuat Azzam kesal. Jalinan cerita yang membungkus kisah antara keduanya cukup menarik dan mampu mengaduk-ngaduk perasaan penonton PPT. Apalagi, ada sosok Kalila yang ikut mencuri perhatian di antara Azzam dan Aya.

Cerita semakin berwarna dengan penggambaran kehidupan ustad Ferry bersama sang istri. Lalu kisah  Asrul yang berjuang keras untuk memperbaiki kesejahteraan keluarganya yang dibekap kemiskinan. Di sisi lain Pak Jalal tampil sebagai sosok orang kaya raya namun sering memandang sebelah mata orang seperti Asrul.             

Memasuki jilid 3 cerita masih menonjolkan perubahan pada diri Barong, Juki, dan Chelsea. Ketiganya telah menjalani ibadah haji bersama Bang Jack. Hal ini memicu keinginan yang sama pada diri Asrul dan Udin. Sementara kisah Azzam dan Aya masih berlanjut dengan bumbu romantisme sekaligus kejadian-kejadian yang mengesalkan antara keduanya.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline