Kamis 13 Jul 2023 20:50 WIB

Israel Tahan Kepala Penjaga Masjid Al-Aqsa

Otoritas pendudukan Israel memerintahkan Bkeerat untuk tidak pergi ke Al-Aqsa.

Rep: Amri Amrullah/ Red: Nidia Zuraya
 Pasukan Zionis pendudukan Israel Rabu (12/7/2023) kemarin menyerbu rumah Syeikh Najeh Bkeerat, kepala penjaga Masjid Al-Aqsha, dan menahannya.
Foto: AP Photo/Mahmoud Illean
Pasukan Zionis pendudukan Israel Rabu (12/7/2023) kemarin menyerbu rumah Syeikh Najeh Bkeerat, kepala penjaga Masjid Al-Aqsha, dan menahannya.

REPUBLIKA.CO.ID, YERUSALEM -- Pasukan Zionis pendudukan Israel Rabu (12/7/2023) kemarin menyerbu rumah Syeikh Najeh Bkeerat, kepala penjaga Masjid Al-Aqsha, dan menahannya, Quds Press melaporkan seperti dilansir Middle East Monitor.

Rumah Bkeerat terletak di Sur Baher, sebelah selatan kota suci Yerusalem, wilayah yang diduduki Israel. Ini bermula, pada 20 Juni lalu, otoritas pendudukan Israel memerintahkan Bkeerat untuk tidak pergi ke Al-Aqsa, dan memberinya waktu 72 jam untuk melaksanakannya.

Baca Juga

Pada pertengahan bulan lalu, otoritas pendudukan Israel memberlakukan larangan bepergian kepadanya, selama enam bulan yang dapat diperpanjang.

Sejak tahun 1981, Syeikh Bkeerat telah ditahan sekitar 30 kali dan menghabiskan total tujuh setengah tahun di penjara Israel. Ia juga beberapa kali dilarang bepergian.

Hal ini dilakukan sebagai bagian dari kebijakan Israel untuk menargetkan orang-orang berpengaruh di Yerusalem Timur yang diduduki dan Masjid Al-Aqsa untuk memuluskan rencana Yahudisasi mereka.

Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement