lapisan kulit epidermis
April 26, 2024 Artikel

Memahami Lapisan Kulit Epidermis dan Fungsinya bagi Tubuh

AntisApakah kamu tahu bahwa lapisan kulit epidermis adalah bagian luar tubuh yang sangat penting?

Kamu akan mendalami struktur dan fungsi lapisan kulit epidermis, serta bagaimana ia melindungi tubuh dari berbagai ancaman eksternal, termasuk infeksi kulit karena bakteri.

Dengan pemahaman yang lebih baik tentang lapisan kulit epidermis, kamu akan tergerak untuk merawat kulitmu dengan lebih baik, sehingga tetap sehat dan terlindungi.

Yuk, kenali lebih jauh struktur kulit epidermis beserta fungsinya di artikel berikut ini!!

Apa itu Lapisan Kulit Epidermis?

Kulit epidermis adalah lapisan terluar kulit manusia yang bisa disentuh dan dilihat oleh manusia yang berperan dalam melindungi tubuh dari bahaya luar seperti sinar UV, bakteri, dan bahan kimia, serta memberikan warna pada kulit.

Struktur kulit epidermis terdiri dari lapisan yang memiliki lima jenis sel, yaitu stratum lucidum, stratum korneum, stratum granulosum, stratum basale, dan stratum spinosum.

Fungsi epidermis adalah untuk bekerja sama dalam membantu bagian tubuh tetap aman, termasuk pada sistem kerangka, otot, organ, serta jaringan manusia.

Adapun beberapa fungsi epidermis lainnya adalah: 

  • Menghidrasi. Lapisan kulit epidermis terluar (stratum korneum) mampu menahan air pada tubuh, sehingga dapat menjaga kulit tetap terhidrasi dan sehat.
  • Memproduksi sel kulit baru. Seiring bertambahnya usia, sel-sel kulit tubuh manusia akan terlepas ketika sel-sel baru berkembang di bagian kulit epidermis bawah (stratum basale), kemudian akan mencapai lapisan terluar setelah sekitar satu bulan.
  • Perlindungan. Lapisan kulit epidermis bertindak seperti memberikan perlindungan tubuh dari bahaya, termasuk terhadap radiasi ultraviolet (UV), patogen (bakteri, virus, jamur dan parasit), serta bahan kimia.
  • Memberi warna kulit. Pada lapisan kulit epidermis memiliki sel yang disebut melanosit, yaitu berfungsi untuk memproduksi zat melanin atau sekelompok pigmen yang memberikan warna pada kulit.

Baca juga: Kenali 5 Jenis Infeksi Kulit Karena Bakteri dan Cara Mengatasinya

Struktur Kulit Epidermis dan Fungsinya 

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, lapisan kulit epidermis memiliki lima jenis sel, antara lain yaitu:

1. Stratum Korneum

Stratum korneum merupakan lapisan kulit epidermis bagian terluar yang terbentuk dari keratin.

Adapun fungsi bagian epidermis yang satu ini adalah untuk menyerap air sehingga menjaga tubuh dari dehidrasi, serta sebagai pelindung lapisan kulit yang lebih dalam.

2. Stratum Lucidum

Stratum lusidum merupakan salah satu lapisan kulit epidermis yang terletak di bawah stratum korneum, bagian ini memiliki bentuk seperti lapisan tipis, sehingga hanya dapat terlihat pada telapak tangan dan kaki.

Adapun fungsi dari stratum lucidum adalah untuk menghalangi terjadinya gesekan antara lapisan kulit epidermis.

3. Stratum Granulosum

Berikutnya, lapisan stratum granulosum merupakan salah satu struktur yang berada di tengah, fungsinya yaitu untuk menghasilkan lemak dan molekul lainnya, serta mengikat dan melindungi sel-sel kulit.

4. Stratum Spinosum

Kemudian, lapisan spinosum ini memiliki sel-sel dendrit yang penting dalam menjaga kekebalan tubuh.

Stratum spinosum terdiri atas protein yang memiliki nama desmosom, fungsinya adalah menjaga kulit agar tetap lentur dan kuat.

5. Stratum Basale

Terakhir, stratum basale merupakan salah satu lapisan kulit epidermis terdalam yang mengandung sel bernama melanosit.

Sel melanosit yang terkandung itu memiliki fungsi dalam menghasilkan pigmen melanin, yaitu dapat membuat kulit menjadi warna cokelat.

Tak hanya itu, stratum basale juga dapat melindungi tubuh dari sinar radiasi matahari.

Baca juga: 8 Manfaat Vitamin E Untuk Kulit dan Kesehatan, Yuk Catat!

Mengenal Lapisan Kulit Lainnya 

Selain pada lapisan kulit epidermis yang telah dijelaskan sebelumnya, ada pula beberapa jenis sel non-keratinosit, yaitu langerhans dan merkel.

Sel langerhans memiliki fungsi sebagai sistem pertahanan kulit, sehingga dapat membantu melindungi dari bakteri patogen penyebab penyakit.

Sementara itu, sel merkel memiliki fungsi dalam mengenali berbagai rangsangan yang berasal dari luar, sehingga lapisan ini bisa membuat kulit menjadi sensitif akan sentuhan.

Selain itu, ada beberapa bagian selain lapisan kulit epidermis yang bisa kamu ketahui, yaitu:

Dermis

Dermis merupakan lapisan kedua yang terletak di bawah epidermis dan memiliki ukuran kulit lebih tebal.

Fungsi dari lapisan adalah sebagai penopang lapisan epidermis dengan kuat, karena bagian kulit dermis memiliki kelenjar yang menghasilkan keringat, sehingga dapat mempertahankan serta mengatur suhu tubuh.

Selain itu, lapisan kulit dermis juga termasuk ke dalam ujung saraf tubuh, sehingga dapat mengirimkan sensasi dari luar berupa sentuhan, ukuran suhu ke otak, gatal, serta rasa nyeri.

Adapun struktur penyusun lapisan kulit dermis terdiri dari serabutelastis, kolagen, dan retikular. 

Bagian-bagian itulah yang memiliki peran penting dalam menjaga dan mempertahankan kelenturan serta kesehatan dari kulit tubuh manusia.

Hipodermis 

Selanjutnya, hipodermis merupakan lapisan ketiga dalam struktur anatomi kulit pada tubuh manusia. 

Yup, hipodermis terletak di bawah lapisan dermis yang berfungsi untuk melekatkan kulit tulang dan tulang pada tubuh.

Selain itu, lapisan hipodermis memiliki jaringan lemak berfungsi sebagai bantalan, sehingga mampu melindungi tubuh dari suhu dingin dan panas, serta dapat menjadi tempat penyimpanan energi manusia.

Nah, sekarang kamu sudah tahu kan, apa itu lapisan kulit epidermis, bagian-bagian, serta fungsinya.

Menjaga kesehatan dan kebersihan lapisan kulit dari kuman memang penting untuk dilakukan.

Salah satunya, kamu dapat menjaga kesehatan kulit dengan menggunakan tabir surya saat beraktivitas di bawah terik matahari.

Selain itu, selalu lindungi kulit kamu dari bakteri dan kuman yang dapat terpapar ketika bersentuhan dengan benda ataupun orang lain dari luar.

Sebagai alternatifnya, gunakan Antis hand sanitizer yang sudah teruji secara klinis oleh WHO efektif untuk membunuh kuman, karena mengandung bahan aktif alkohol 70%.

Tak hanya itu, kini Antis tersedia dalam bentuk gel maupun spray sehingga praktis digunakan setiap saat.

Yuk, lindungi kebersihan lapisan kulit dan tangan kamu bersama Antis!

Baca juga: 12 Manfaat Bunga Lavender di Kehidupan, Bantu Usir Nyamuk!

Related article