Beranda > Pertanyaan
Pertanyaan
Negara manakah yg pertama kali mengakui Indonesia merdeka
Bangsa dan Budaya 28/01/12 Diposkan oleh fian cry
Jawaban
1 dari 11
Indonesia..
28/01/12 Diposkan oleh Sukma bin asyhab
2 dari 11
Menurut beberapa buku & artikel yang pernah saya baca, Mesir adalah negara yang pertama kali mengakui kedaulatan RI. Namun ada pula artikel baru yang menyebutkan Palestinelah yang pertama kali mengakui kemerdekaan Indonesia.
Sepertinya para ahli sejarah perlu kajian yang lebih mendalam lagi...
28/01/12 Diposkan oleh K2 Ichsan
3 dari 11
INDIA dan UNI SOVIET kemudian  Thailand serta Palestina. Itulah negara2 yang mengakui kemerdekaan Indonesia sejak 1945. Belanda Tidak mengakui kemerdekaan Negara kita hingga detik ini.
29/01/12 Diposkan oleh Bukan Joko Bodho
4 dari 11
Yang pertama kali mengakui kemerdekaan Palestina.Sedangkan mesir mengakui kedaulatan
06/04/12 Diposkan oleh KarinaTa VIIC
5 dari 11
Dari beberapa literatur ada juga yang menyebutkan Vatikan adalah negara pertama yang pertama kali mengakui kemerdekaan RI dan hal ini tidak lepas dari perjuangan pahlawan nasional Monsinyur (Mgr.) Albertus Soegijapranata, orang pribumi pertama yang menjadi Uskup (pimpinan umat Katolik) di Indonesia

mana yang bener ya ............
14/05/12 Diposkan oleh Belum Ada Nama
6 dari 11
Negara Vatikan adalah negara Eropa pertama yang mengakui kedaulatan Indonesia dan Vatikan merupakan negara yang memiliki pengaruh besar terhadap arah politik dunia khususnya bagi negara-negara sekutu seperti Amerika dan Inggris. Namun beberapa sejarahwan Indonesia mengklaim Mesir dan Palestina sebagai negara pertama, nama yang benar? Cara termudah adalah melihat kapan berdirinya negara2 tersebut dengan hari kemerdekaan Indonesia (17 Agustus 1945). Mesir walaupun dilepas sejak tahun 1922 oleh Britania Raya, namun karena sengitnya pergolakan politik dan sistem pemerintahan, maka Mesir baru dideklarasikan sebagai negara republik pada tahun 1953, sedangkan Palestina terlibat perseteruan yang masih berlangsung sampai saat ini dan baru memproklamirkan kemerdekaannya pada 15 November 1988. Vatican menjadi negara terkecil di dunia yang berdiri secara independen dan absolut sejak 11 Februari 1929. Lebih lanjut kita saksikan saja film "Soegija", sebuah film sejarah yang menampilkan peran aktif seorang pahlawan Nasional dalam berjuang secara diplomasi, meng-gaung-kan
kemerdekaan Indonesia di kancah politik dunia. (sumber: Google)
31/05/12 Diposkan oleh Belum Ada Nama
7 dari 11
yang benernya itu MESIR .
1. Mesir
Pada bulan 22 Maret 1946, negara Mesir mengakui secara de facto Kemerdekaan
Indonesia dengan mengakhiri kepengurusan WNI dari kedutaan Belanda di Mesir.
Pengakuan de Jure pada tanggal 10 Juni 1947 di tandatangi secara resmi
Perjanjian Persahabatan RI-Mesir dan sekaligus mendirikan Kedutaan RI pertama di
luar negeri

2. Palestina
Dukungan Palestina ini diwakili oleh Syekh Muhammad Amin Al-Husaini—mufti besar Palestina. Pada 6 September 1944, Radio Berlin berbahasa Arab menyiarkan ‘ucapan selamat’ beliau ke seluruh dunia Islam, bertepatan ‘pengakuan Jepang’ atas kemerdekaan Indonesia.

3. Belanda
Pengakuan tanggal kemerdekaan Indonesia oleh Belanda adalah peristiwa di mana Belanda akhirnya mengakui bahwa kemerdekaan Indonesia adalah tanggal 17 Agustus 1945 sesuai dengan proklamasi kemerdekaan Indonesia, bukan tanggal 27 Desember 1949 saat soevereiniteitsoverdracht (penyerahan kedaulatan) ditandatangani di Istana Dam, Amsterdam.
Pengakuan ini baru dilakukan pada 16 Agustus 2005

4. Vatican
Negara Vatikan adalah negara Eropa pertama yang mengakui kedaulatan Indonesia dan Vatikan merupakan negara yang memiliki pengaruh besar terhadap arah politik dunia khususnya bagi negara-negara sekutu seperti Amerika dan Inggris.
15/02/13 Diposkan oleh Belum Ada Nama
8 dari 11
Vatikan baru mengakui kemerdekaan Indonesia pada 6 Juli 1947 ditandai dengan pembukaan kedutaan yang disebut “Apostolic Delegate” dan menugaskan Georges-Marie-Joseph - Hubert-Ghislain de Jonghe d'Ardoye, M.E.P sebagai duta besar Vatikan pertama di Jakarta untuk masa 1947 hingga 1955.


KEMERDEKAAN MESIR

Ada 2 periodesasi Kemerdekaan di Negara Mesir 1.

British mengiytiharkan kemerdekaan Mesir pada 22 Februari 1922. Kerajaan  baru ditubuhkan dan bersifa traja berperlembagaan.
Posisi mesir sebagai Negara bagian Inggris.Menurut Konvensi Montevideo bahwa syarat Negara berdaulat adalah Suatu negara apabila ingin diakui sebagai negara yang berdaulat secara internasional minimal harus memenuhi empat persyaratan faktor / unsur negara berikut di bawah ini :

1. Memiliki WilayahUntuk mendirikan suatu negara dengan kedaulatan penuh diperlukan wilayah yang terdiri   atasdarat, laut dan udara sebagai satu kesatuan. Untuk wilayah yang jauh dari laut tidak memerlukanwilayah lautan. Di wilayah negara itulah rakyat akan menjalani kehidupannya sebagai warganegara dan pemerintah akan melaksanakan fungsinya.
2. Memiliki RakyatDiperlukan adanya kumpulan orang-orang yang tinggal di negara tersebut dan dipersatukan olehsuatu perasaan. Tanpa adanya orang sebagai rakyat pada suatu ngara maka pemerintahan tidak akan berjalan. Rakyat juga berfungsi sebagai sumber daya manusia untuk menjalankan aktivitaskehidupan sehari-hari.
3. Pemerintahan Yang BerdaulatPemerintahan yang baik terdiri atas susunan penyelengara negara seperti lembaga yudikatif,lembaga legislatif, lembaga eksekutif, dan lain sebagainya untuk menyelengarakan kegiatan pemerintahan yang berkedaulatan.
4. Pengakuan Dari Negara Lain Untuk dapat disebut sebagai negara yang sah membutuhkan pengakuan negara lain baik secarade facto (nyata) maupun secara de yure.

Sekelompok orang bisa saja mengakui suatu wilayah yang terdiri atas orang-orang dengan sistem pemerintahan, namun tidak akan disetujui duniainternasional jika didirikan di atas negara yang sudah ada.2.

Pada perodesasi ke 2, terjadi perjuangan untuk menjadikan Mesir Negara yang berdaulat. Di mulai oleh
Gamal Abdel Nasser menjadi Presiden Republik pada1954 dan mengisytiharkan kemerdekaan penuh daripada pada Mesir.

jadi dari sejarah mesir di atas mesir belum merdeka secara penuh bagaimana mau mengakui kemerdekaan R I mesir saja belum merdeka secara penuh....... jadi yang benar mengakui kemerdekaan indonesia pertama adalah     VATIKAN         VATIKAN.....
01/04/13 Diposkan oleh Belum Ada Nama
9 dari 11
Palestina, Negara Pertama Yang Mengakui Kemerdekaan Indonesia
Proklamator kemerdekaan RI Soekarno-Hatta memproklamasikan kemerdekaan RI de facto pada 17 Agustus 1945, tetapi perlu diingat bahwa untuk berdiri (de jure) sebagai negara yang berdaulat, Indonesia membutuhkan pengakuan dari bangsa-bangsa lain.Pada persyaratan ini, kita tertolong dengan adanya pengakuan dari tokoh tokoh Timur Tengah, sehingga Negara Indonesia dapat berdaulat. Gong dukungan untuk kemerdekaan Indonesia ini dimulai dari Palestina dan Mesir, seperti dikutip dari buku "Diplomasi Revolusi Indonesia di Luar Negeri" yang ditulis oleh Ketua Panitia Pusat Perkumpulan Kemerdekaan Indonesia, M. Zein Hassan Lc.
Buku ini diberi kata sambutan oleh Moh. Hatta (Proklamator & Wakil Presiden pertama RI sertaPahlawan Nasional RI), M. Natsir (mantan Perdana Menteri RI ), Adam Malik (Menteri Luar Negeri RI ketika buku ini diterbitkan), dan Jenderal (Besar) A.H. Nasution.
M. Zein Hassan Lc. Lt. sebagai pelaku sejarah, menyatakan dalam bukunya pada hal. 40, menjelaskan tentang peran-serta, opini dan dukungan nyata Palestina terhadap kemerdekaan Indonesia , di saat negara-negara lain belum berani untuk memutuskan sikap.
Dukungan Palestina ini diwakili oleh Syekh Muhammad Amin Al-Husaini -mufti besar Palestina- secara terbuka mengenai kemerdekaan Indonesia:".., pada 6 September 1944, Radio Berlin berbahasa Arab menyiarkan 'ucapan selamat' mufti Besar Palestina Amin Al-Husaini (beliau melarikan diri ke Jerman pada permulaan perang dunia ke dua) kepada Alam Islami, bertepatan 'pengakuan Jepang' atas kemerdekaanIndonesia. Berita yang disiarkan radio tersebut dua hari berturut-turut, kami sebar-luaskan, bahkan harian "Al-Ahram" yang terkenal telitinya juga menyiarkan."
Syaikh Muhammad Amin Al-Husaini dalam kapasitasnya sebagai Mufti Palestina juga berkenan menyambut kedatangan delegasi "Panitia Pusat Kemerdekaan Indonesia " dan memberikan dukungan penuh.
Peristiwa bersejarah tersebut tidak banyak diketahui generasi sekarang, mungkin juga para pejabat dinegeri ini. Bahkan dukungan ini telah dimulai setahun sebelum Sukarno-Hatta benar-benar memproklamirkan kemerdekaan RI.
Tersebutlah seorang Palestina yang sangat bersimpati terhadap perjuangan Indonesia, Muhammad Ali Taher. Beliau adalah seorang Pemimpin dan saudagar kaya Palestina yang spontan menyerahkan seluruh uangnya di Bank Arabia tanpa meminta tanda bukti dan berkata: "Terimalah semua kekayaan
saya ini untuk memenangkan perjuangan Indonesia ..."

Setelah seruan dari Mufti Palestina itu, maka negara berdaulat yang berani mengakui kedaulatan RI pertama kali oleh Negara Mesir 1949.  Pengakuan resmi Mesir itu (yang disusul oleh negara-negara Tim-Teng lainnya) menjadi modal besar bagi RI untuk secara sah diakui sebagai negara yang merdeka dan berdaulat penuh. Pengakuan itu membuat RI berdiri sejajar dengan Belanda (juga dengan negara-negara merdeka lainnya) dalam segala macam perundingan & pembahasan tentang Indonesia di lembaga internasional.
Dukungan mengalir setelah itu, sokongan dunia Arab terhadap kemerdekaan Indonesia menjadi sangat kuat. Para pembesar Mesir, Arab dan Islam membentuk 'Panitia Pembela Indonesia '. Para pemimpin negara dan perwakilannya di lembaga internasional PBB dan Liga Arab sangat gigih mendorong diangkatnya isu Indonesia dalam pembahasan di dalam sidang lembaga tersebut.

Di jalan-jalan terjadi demonstrasi- demonstrasi dukungan kepada Indonesia oleh masyarakat Timur Tengah. Ketika terjadi serangan Inggris atas Surabaya 10 Nopember 1945 yang menewaskan ribuan penduduk Surabaya, demonstrasi anti Belanda-Inggris merebak di Timur-Tengah khususnya Mesir.
Sholat ghaib dilakukan oleh masyarakat di lapangan-lapangan dan masjid-masjid di Timur Tengah untuk mendoakan para syuhada yang gugur dlm pertempuran yang sangat dahsyat itu.

Yang menyolok dari gerakan massa internasional adalah ketika momentum Pasca Agresi Militer Belanda ke-1, 21 juli 1947, pada 9 Agustus. Saat kapal "Volendam" milik Belanda pengangkut serdadu dan senjata telah sampai di Port Said. Ribuan penduduk dan buruh pelabuhan Mesir yang dimotori gerakan Ikhwanul Muslimin (persaudaraan kaum muslim), berkumpul di pelabuhan itu. Mereka menggunakan puluhan motor-boat dengan bendera merah-putih - tanda solidaritas- berkeliaran di permukaan air guna mengejar dan menghalau blokade terhadap motor-motor- boat perusahaan asing yang ingin menyuplai air & makanan untuk kapal "Volendam" milik Belanda yang berupaya melewati Terusan Suez, hingga kembali ke pelabuhan.Kemudian motor boat besar pengangkut logistik untuk "Volendam" bergerak dengan dijaga oleh 20 orang polisi bersenjata beserta Mr. Blackfield, Konsul Honorer Belanda asal Inggris, dan Direktur perusahaan pengurus kapal Belanda di pelabuhan. Namun hal itu tidak menyurutkan perlawanan para buruh Mesir.

Wartawan 'Al-Balagh' pada 10/8/47 melaporkan:
"Motor-motor boat yang penuh buruh Mesir itu mengejar motor-boat besar itu dan sebagian mereka dapat naik ke atasdeknya. Mereka menyerang kamar stirman, menarik keluarpetugas-petugasnya, dan membelokkan motor-boat besar itu kejuruan lain."

Melihat fenomena itu, majalah TIME (25/1/46) dengan nada minornya menakut-nakuti Barat dengan kebangkitan Nasionalisme-Islam di Asia dan Dunia Arab. "Kebangkitan Islam di negeri Muslimterbesar di dunia seperti di Indonesia akan menginspirasikan negeri-negeri Islam lainnya untuk membebaskan diri dari Eropa."

Melihat peliknya usaha kita untuk merdeka, semoga bangsa Indonesia yang saat ini merasakan nikmatnya hidup berdaulat tidak melupakan peran bangsa bangsa Arab, khususnya Palestina dalam membantu perdjoeangan kita.

(Lihat foto bung Hatta, Hj Agus Salim, Mufti Palestina syaikh Amin Husain, dan pemimpin Mesir di attachement supaya kita kenal wajah wajah dari tokoh pembela Indonesia ini)

NB: diantara tokoh gerakan islam yang aktif menyuarakan pembelaan adalah Asyyahid Hasan Albanna, seorang ulama besar dunia Islam pada jamannya.

Pernyataan Tokoh dalam buku ini:

Drs. Moh. Hatta:

"Kemenangan diplomasi Indonesia yang dimulai dari Kairo. Karena dengan pengakuan Mesir dan negara-negara Arab lainnya terhadap Indonesia sebagai negara yang merdeka dan berdaulat penuh, segala jalan tertutup bagi Belanda untuk surut kembali atau memungkiri janji, sebagai selalu dilakukannya di masa-masa yang lampau."

A.H. Nasution:

"Karena itu tertjatatlah, bahwa negara-2 Arab jang paling dahulu mengakui RI dan paling dahulu mengirim misi diplomatiknja ke Jogja dan jang paling dahulu memberi bantuan biaja bagi diplomat-2 Indonesia di luar negeri. Mesir, Siria, Irak,Saudi-Arabia, Jemen,memelopori pengakuan de jure RI bersama Afghanistan dan IranTurki mendukung RI. Fakta-2 ini merupakan hasil perdjuangan diplomat-2 revolusi kita. Dan simpati terhadap RI jang tetap luas di negara-2 Timur Tengah merupakan modal perdjuangan kita seterusnja, jang harus terus dibina untuk perdjuangan jang ditentukan oleh UUD '45 : "ikut melaksanakan ketertiban dunia jang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial".

Maraji :
"Diplomasi Revolusi Indonesia di Luar Negeri" , Ketua Panitia Pusat Perkumpulan Kemerdekaan Indonesia, M. Zein Hassan Lc.
15/06/13 Diposkan oleh Belum Ada Nama
10 dari 11
yang ngakuin pertama kali ya orang Indonesia
17/08/13 Diposkan oleh Belum Ada Nama
11 dari 11
Tercatat dalam sejarah, negara yang pertama kali menyatakan dukungan Kemerdekaan RI itu adalah Mesir, negara kedua Palestina, ketiga Syiria kemudian menyusul negara-negara lainnya. Pada 22 Maret 1946, Mesir atas desakan Ikhwanul Muslimin melalui Syeikh Hasan Al-Bana mengakui Kemerdekaan Indonesia.
03/01/14 Diposkan oleh Rizky Fauwzy
Mungkin juga Anda tertarik kepada
Tim manakah yang pertama kali akan memasuki fase knock- out (euro 2012)
negara yang pertama mengakui kemerdekaan indonesia
Siapakah orang yang pertama kali mengembangkan internet di Indonesia & tahun berapa mulai dikembangkan ?
Negara manakah pengguna internet yang paling banyak
di negara mana kah google pertama kali di buat?
Masuk
Lihat Tanya Jawab dalam tampilan: Seluler | Klasik
©2014 Google - Kebijakan Privasi - Bantuan