Beranda > Pertanyaan
Pertanyaan
apa penyebab air ketuban menjadi berwarna keruh seperti lumpur?dan apa bahanya terhadap bayi?
Kesehatan & Pengobatan | Kesehatan Anak | Pengasuhan Anak 21/02/11 Diposkan oleh rita
Jawaban
1 dari 1
KENALI PENYEBAB AIR KETUBAN KERUH

Salah poin yang harus menjadi perhatian pada saat melahirkan adalah air ketuban. Mengapa? Karena air ketuban yang bermasalah ternyata dapat berakibat buruk bagi bayi Anda.

Perlu Anda ketahui bahwa air ketuban dapat mencemari bayi saat dilahirkan. Kondisi ini dalam bahasa medis dinamakan Meconium Aspiration Syndrome (MAS). Kejadian ini terjadi saat momen berjuangnya bayi untuk keluar dari rahim ibu.

Di saat kepala bayi keluar, kemungkinan pada mulut atau hidung bayi terdapat sisa air ketuban. Cairan ketuban tersebut dapat menimbulkan bahaya pada bayi bila tertelan, apalagi jika air ketuban telah kadaluarsa saat kehamilan melebihi usia 40 minggu. Ciri dari ketuban yang telah kadaluarsa biasanya berwarna keruh hijau, cokelat, bahkan hitam.

Potensi terjadinya MAS ternyata cukup besar, karena hal ini bisa juga terjadi akibat janin kekurangan oksigen ketika di dalam rahim. Bisa juga disebabkan sang ibu memderita diabetes melitus, penyakit jantung atau hipertensi.

Jadi, bagi Anda pada ibu dan suami, coba cermati artikel ini.

Air Ketuban

Bagi janin, air ketuban sangat lah penting untuk keberlangsungan hidup di dalam rahim ibu. Air ketuban memiliki banyak manfaat bagi bayi, diantaranya:

  1. Cairan yang bermanfaat untuk memberi perlindungan pada proses perkembangan dan pertumbuhan janin,
  2. Menjadi bantalan yang menjaga janin dari gangguan atau infeksi, yang menyebabkan trauma dari luar,
  3. Menjaga kestabilan suhu, sehingga janin tetap dalam kondisi nyaman,
  4. Sebagai tempat terjadinya pertukaran cairan,
  5. Bagian yang membuat janin dapat lebih bebas bergerak

Usia kehamilan yang terus bertambah sangat mempengaruhi komposisi dari cairan ketuban. Apalagi bertambahnya usia juga membuat aktivitas organ janin semakin besar. Hal ini menyebabkan jumlah air ketuban mengalami perubahan dari minggu ke minggu, dapat berkurang atau bertambah.

Biasanya saat kehamilan memasuki usia 25-26 minggu, volume rata-rata air ketuban 239 ml, kemudian akan bertambah menjadi + 984 ml saat berada pada usia 33-34 minggu. Air ketuban pun akan semakin berkurang saat menjelang kelahiran, dengan volume 836 ml.

Walaupun begitu, air ketuban harus berada pada volume yang cukup supaya dapat menjamin terpenuhinya nutrisi dan oksigen bagi janin. Salah satu ciri air ketuban yang seimbang adalah tidak berwarna keruh.

Komplikasi Kekurangan Air Ketuban

Air ketuban haruslah tetap dalam kondisi mencukupi. Jika volume air ketuban berlebihan atau kekurangan akan menyebabkan terganggunya fungsi, sehingga menimbulkan komplikasi pada janin maupun ibu.

Kekurangan air ketuban, salah satunya, ditandai dengan warna air yang keruh. Beberapa penyebab kekeruhan air ketuban, adalah:

  1. Terjadi kebocoran pada ketuban
  2. Kehamilan yang melebihi waktu. Hal ini menyebabkan menurunnya fungsi plasenta
  3. Jumlah cairan yang ditelan janin. Setiap jam janin menelan air ketuban sebesar 20 ml atau sebesar setengah dari total air ketuban dalam sehari. Namun, pada saat yang sama janin juga memproduksi urin dengan jumlah yang sebanding.
  4. Terjadi kelainan janin (congenital) yang berhubungan dengan kelainan pada system saluran kemih, seperti ginjal yang tidak tumbuh normal, atau penyumbatan pada saluran kemih.

Setelah mengenal berbagai penyebab masalah dari air ketuban. Perlu juga diperhatikan ciri-ciri bayi yang mengalami keracunan air ketuban, yaitu:

  1. Kulitnya terlihat keriput
  2. Bagian kukunya telah memanjang
  3. Terdapat gambar cairan pada paru-paru bayi

Pertolongan Pada Bayi

Jika Anda menemui kondisi bayi yang bermasalah dengan air ketuban, jangan lantas menjadi panik.  Peran dokter, tempat Anda melahirkan akan sangat besar. Penanganan pihak RS yang cepat dan tepat akan menyelesaikan permasalahan air ketuban tersebut.

Mungkin Anda sebagai ibu hamil atau suami perlu juga mengetahui langkah-langkah yang dilakukan dokter untuk mengantisipasi hal tersebut.

  1. Dokter akan segera melakukan penyedotan cairan yang terdapat pada saluran pernafasan, termasuk trakea, yaitu saluran antara tenggorokan dan jaringan paru-paru.
  2. Kemudian, bayi akan diberi bantuan oksigen untuk pernafasan. Bahkan mungkin akan dilakukan pemasangan alat bantu pernafasan (ventilator)
  3. Selanjutnya, akan dilakukan pemberian antibiotik jika dinilai bayi mengalami infeksi
  4. Akan dilakukan pemantauan kesehatan bayi dari tes APGAR
  5. Untuk melakukan pengecekan suplai oksigen, cukup atau tidak, dokter akan melakukan blood gas analysis.
  6. Setelah dibersihkan dan dikeringkan, bayi akan dimasukkan ke inkubator untuk menjaga suhu tubuhnya.
  7. Biasanya, bayi akan diletakkan pada tempat terpisah, supaya mencegah terjadi penularan akibat infeksi

Oleh karena itu, sering-seringlah melakukan konsultasi dengan dokter selama masa kehamilan supaya dapat meminimalisir terjadinya kondisi air ketuban keruh.

sumber: http://www.anneahira.com/penyebab-air-ketuban-keruh.htm
21/02/11 Diposkan oleh rharjanto
Mungkin juga Anda tertarik kepada
kenapa tinja bayi berwarna hitam/gelap setelah minum susu formula
penyebab bayi cegukan
kenapa bayi menangis waktu di lahirkan?
apa penyebab pertumbuhan manuasia mengalami kekerdilan
Tlng dong kash tahu,penyebab bayi lahir premateur,tlng ya agak terinci.
Masuk
Lihat Tanya Jawab dalam tampilan: Seluler | Klasik
©2014 Google - Kebijakan Privasi - Bantuan