Beranda > Pertanyaan
Pertanyaan
Apa syarat masuk polisi intelijen?
Masyarakat | Kehidupan 15/06/12 Diposkan oleh Khairi.habibi
Jawaban
1 dari 4
waowww!dasyat sekali mau masuk polisi intelijen
coba masuk situs kepolisian
mungkin disitu ada syarat prasyaratnya
15/06/12 Diposkan oleh comot1989
2 dari 4
itu semacam keahlian (spesialisasi) kalau di kedokteran
jadi tamat pendidikan kepolisian dulu lalu memilih atau dipilih
15/06/12 Diposkan oleh Simon Mangande
3 dari 4
Jaringan Intel Indonesia (JII) atau disebut j-sebelas adalah organisasi kemasyarakatan dengan lingkup nasional yang menghimpun seluruh potensi masyarakat yang peduli terhadap informasi dan komunikasi. Didirikan di Palembang, Sumatera Selatan pada tanggal 4 September 2003 dan telah disahkan dengan Akta Notaris Achmad Syahroni, SH Nomor 49 Tanggal 15 September 2003 dan didaftarkan di Kepaniteraan Pengadilan Negeri (PN) Palembang Nomor 08/2003/P tanggal 17 September 2003.

Sesuai UU No.8 Tahun 1985 tentang Organisasi Kemasyarakatan, Peraturan Pemerintah (PP) No.18 Tahun 1986 dan Peraturan Mendagri No.5 Tahun 1986 tentang Ruang Lingkup, Tata Cara Pemberitahuan kepada Pemerintah serta Papan nama dan Lambang Organisasi Kemasyarakatan, bahwa Organisasi Kemasyarakatan dengan ruang lingkup Nasional harus memberitahukan keberadaan / pendaftaran organisasinya kepada Menteri Dalam Negeri di Jakarta. Untuk itu melalui Surat No.03/PMP-JII/IX/2003, Jaringan Intel Indonesia telah mendaftarkannya ke Depdagri di Jakarta dengan Tanda Bukti Pemberitahuan masih dalam proses.

Sebagai organisasi yang berkedudukan di Palembang Sumatera Selatan, JII juga telah didaftarkan di Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Kesbanglinmas) Propinsi Sumatera Selatan.

Landasan hukum Jaringan Intel Indonesia adalah Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga JII, serta bersifat bebas dan terbuka.

Apakah Tujuan J-Sebelas ?

Sesuai pasal 5 Anggaran Dasar JII, tujuan organisasi ini adalah : 1). Turut menjaga, mengawasi dan mencegah praktek-praktek KKN berkembang dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. 2). Menghimpun semua informasi, baik data maupun peristiwa yang terjadi dalam masyarakat dan memediatorinya dengan pihak-pihak terkait atau jika dianggap perlu mempublikasikannya dalam rangka turut serta mencerdaskan bangsa. 3). Memberdayakan masyarakat untuk ambil bagian secara aktif dalam bidang pertahanan keamanan, sosial dan politik menuju terciptanya iklim ketatanegaraan yang dinamis dan tetap utuh dan terjaganya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Apa Tugas dan Fungsi JII ?

Sebagai Organisasi Massa yang bergerak dalam arus informasi dan komunikasi, maka JII akan melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai organisasi yang : 1) Memberikan bantuan informasi intelejen bagi aparat Intelejen Negara (TNI / Polri / BIN dll) melalui laporan-laporan intelejen yang dihimpun para anggota JII (Informan) yang tersebar disetiap pelosok wilayah Indonesia, terutama mengenai informasi tentang hal-hal yang dianggap bisa mengancam kewibawaan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. 2) Memberikan bantuan jasa investigasi bagi masyarakat terhadap kasus-kasus kriminal yang tidak dapat terungkap oleh pihak Kepolisian, memberikan bantuan jasa pengamanan profesional serta pelatihan-pelatihan tenaga pengamanan khusus dalam rangka memenuhi kebutuhan permintaan pengamanan pribadi, perusahaan atau lembaga dalam masyarakat. 3) Mengelola media informasi publik berupa penerbitan pers dan internet yang bebas dan terbuka untuk menyampaikan informasi-informasi yang harus diketahui umum dan menjadi hak masyarakat.

Apa yang Akan Dilakukan JII Selanjutnya?

Sesuai dengan semangat dan cita-cita para pendiri dalam membentuk organisasi ini, JII telah memiliki program-program kerja yang akan segera direalisasikan. Langkah-langkah yang akan dilakukan JII secara bertahap adalah : 1) Membentuk kepengurusan JII disetiap Markas daerah (propinsi), Markas Cabang (kabupaten/kota) dan satuan-satuan intel yang berada di setiap kecamatan yang terdiri dari para anggota yang tersebar disetiap desa / kelurahan dan unit-unit kerja. Melakukan pembenahan administrasi dan tatalaksana internal. 2) Memberikan pelatihan dan keterampilan khusus bagi para pengurus dan anggota tentang kinerja seorang tenaga Bantuan Intelejen yang akan diterjunkan langsung di masyarakat untuk menghimpun setiap informasi dengan cepat, cermat dan akurat.

3) Membentuk divisi-divisi dan biro-biro sebagai ujung tombak operasional organisasi yang akan secara spesifik melaksanakan tugas-tugasnya masing-masing. 4) Menjalankan penerbitan pers dan internet sebagai wadah informasi terbuka yang harus diketahui publik.

Bagaimana Cara Menjadi Angggota JII ?

Karena organisasi JII bersifat bebas dan terbuka, maka tidak sulit bagi siapapun untuk bergabung dengan syarat-syarat yang ditetapkan dalam AD/ART diantaranya : 1)2) Tidak dalam perkara atau telah dijatuhi vonis kasus KKN oleh Pengadilan. 3) Sudah dewasa, sedangkan yang belum dewasa dapat diterima sebagai calon anggota. 4) Menyetujui dan bersedia tidak dengan paksa memperjuangkan AD/ART, mentaati kode etik, program-program perjuangan dan ketentuan-ketentuan organisasi lainnya. Warga Negara Indonesia

Untuk bergabung menjadi anggota (informan) JII siapapun dapat langsung menghubungi markas-markas yang ada di daerah masing-masing. Jika di daerahnya belum terbentuk markas maka dapat langsung menghubungi Markas Pusat JII di kawasan Enim Raya, Jalan Banyulincir III No.651 Palembang. Tlp.(0711) 70011247 atau Hp.08127854877.

Bagaimana Pengaturan Anggota JII ?

Anggota JII (informan) akan mendapatkan kartu anggota dan Surat Tugas. Penempatan tuga seorang anggota akan diatur berdasarkan domisili atau unit kerja atau wilayah dengan status khusus.

Untuk satu desa atau unit kerja sekurang-kurangnya 2 orang anggota. Untuk kelurahan jumlahnya bisa lebih banyak karena akan disesuaikan dengan peta politik dan hankam setempat. Pengesahan nama-nama anggota dilakukan oleh markas cabang setempat.

Selanjutnya para anggota yang berada di setiap desa / kelurahan atau unit kerja melakukan kerjasama dan bergabung dalam kelompok yang diberi nama Stuan Intel. Pengaturan satuan-satuan intel dilakukan oleh masing-masing Markas Daerah dengan kepengurusan terdiri dari Komandan Satuan, Wakil Komandan Satuan dan anggota.

Apakah Tugas Anggota JII (Informan) ?

Sebagai ujung tombak organisasi, anggota JII setiap saat bertugas mencari dan menghimpun informasi berupa data-data dan peristiwa yang ada dan terjadi di wilayah tugasnya.

Seorang anggota dapat mengklasifikasikan sebuah informasi yang diperolehnya menjadi : 1). Informasi Rahasia Negara. Adalah informasi yang menyangkut keselamatan negara. Misalnya informasi tentang adanya gerakan sparatis, gerakan teroris, dan upaya-upaya penggulingan pemerintahan yang sah.

2). Informasi Semi Rahasia. Adalah informasi mengenai kasus-kasus yang terkait atau dilakukan oleh pihak penguasa, pejabat tinggi, pengusaha besar atau orang-orang yang menjadi publik figur.

3). Informasi Biasa. Adalah informasi yang merupakan informasi publik tetapi masih harus dilakukan investigasi dan pendalaman untuk kelengkapan data penunjangnya.

4). Informasi Terbuka. Adalah informasi yang telah 100 persen diyakini kebenarannya sesuai data-data yang ada, telah dilakukan investigasi, cek and ricek serta siap dipertanggungjawabkan dimuka Pengadilan. Informasi ini adalah informasi konsumsi penerbitan pers dan internet.

Apa Keuntungan Menjadi Anggota JII ?

1). Dengan menjadi anggota JII maka berarti telah turut serta membantu menjaga dan mengawasi terjadinya kasus-kasus yang akan merugikan rakyat, bangsa dan negara di lingkungan tugasnya masing-masing.

2). Dengan menjadi Anggota JII maka akan memiliki akses yang luas terhadap informasi-informasi menyangkut kepentingan negara.

3). Dengan menjadi anggota JII akan memperoleh pengetahuan dan pelatihan dasar intelejen, investigasi dan pengamanan dari pihak yang berkompeten.

4). Dengan menjadi anggota JII akan mendapatkan perhatian khusus dari pihak terkait serta mendapatkan kesejahteraan melalui Program Ekonomi JII.

Apakah Resiko Yang Harus Ditanggung Anggota JII?

Sebagai organisasi yang sah, JII telah melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pihak-pihak terkait agar dapat mendukung kinerja dan tugas-tugas organisasi. Setiap anggota adalah sah sebagai anggota organisasi kemasyarakatan yang sah dan berhak menggunakan atribut, seragam, dan identitas-identitas organisasi lainnya tanpa rintangan dari pihak manapun.

Mengingat tugas sehari-hari seorang anggota JII adalah melakukan pengamatan, pengawasan, pemantauan terhadap indikasi kasus-kasus yang merugikan negara maka resiko yang harus ia hadapi sangatlah besar.

dalam tugasnya ia harus senantiasa menjaga rahasia jati dirinya sebagai seorang spion atau agen rahasia dalam kondisi apapun. Ia juga harus mampu mengantisipasi setiap keadaan yang bisa membahayakan keselamatan jiwanya.

Seorang anggota JII adalah seorang intelejen swasta yang profesional yang tidak akan pernah mundur dalam tugas dan selalu dapat mencari jalan keluar untuk keberhasilan tugasnya.

Resiko keselamatan seorang anggota JII adalah menjadi resiko pribadi yang harus siap dihadapi. Sedangkan pimpinan JII hanya mampu memberikan jaminan hukum kepada anggotanya di lembaga peradilan selama ia benar-benar melaksanakan tugas sesuai rambu-rambu yang digariskan organisasi serta tidak melanggar hukum dan peraturan yang berlaku.

Bagi yang tidak memiliki keberanian mengambil resiko tersebut maka tidak dianjurkan untuk coba-coba bergabung dalam organisasi ini. Karena seorang intel akan senantiasa asik bermain dalam resiko. Bahaya adalah Biasa !

Bagaimana Kedudukan Seorang Anggota JII Dengan Intel TN/Polri atau Lembaga Intelejen Pemerintah Lainnya?

Sebagai organisasi yang sah dan memiliki arah spesifik yaitu dibidang arus informasi maka seorang anggota JII bertugas untuk pimpinannya. Sama halnya dengan seorang intel pemerintah, ia bertugas untuk pimpinannya. Ia tidak memiliki kaitan satu sama lainnya. Intel TNI hanya menghimpun informasi untuk korpsnya, sedangkan Intel Polri juga mencari informasi untuk kepentingan lembaganya. Seorang Intel adalah Mata Telinga Pimpinannya.

Bagi seorang anggota JII, maka ia adalah seorang intel profesional yang harus mampu mengambil keputusan atas sebuah informasi dengan cepat. Ia bisa menjadi Mata Telinga pimpinan bagi informasi-informasi rahasia, tetapi ia juga harus mampu menjadi mata telinga rakyat, bagi informasi-informasi publik. Anggota JII adalah seorang intel yang juga wartawan dan seorang wartawan yang juga intel.

Kapan Bisa Mulai Bergabung?

Setiap saat setelah betul-betul mengetahui dan memahami segala sesuatu tentang JII dan fungsi serta tugas menjadi seorang anggota, maka sejak saat itulah siapapun dapat bergabung menjadi anggota JII. Satu hal yang menjadi kuncinya adalah jika seseorang tersebut telah menyatakan diri mampu menyimpan rahasia dengan nyawa sebagai jaminannya.

Selamat Bergabung. Terima kasih.
15/06/12 Diposkan oleh 12345
4 dari 4
Maksudnya jadi Intel polisi bukan?
Kalau itu sih cukup daftar & lulus jadi polisi, nanti setelah beberapa lama jadi samapta sobat bisa mengajukan pindah ke bagian lain, seperti lalin, reskrim, intel, dsb...
15/06/12 Diposkan oleh K2 Ichsan
Mungkin juga Anda tertarik kepada
Syarat-syarat menjadi warga negara indonesia melalui naturalisasi
syarat - syarat untuk website company profile ?
syarat2 kambing untuk aqiqah?
Distro linux apa yang Anda gunakan?
Apa saja yang perlu di konfigurasi pada server
Masuk
Lihat Tanya Jawab dalam tampilan: Seluler | Klasik
©2014 Google - Kebijakan Privasi - Bantuan